Akhirnya Cedera Juga

Hurah, setelah 6 tahun…
Akhirnya cedera lagi…
Setelah bersenang2 dengan anak Plano di YPKP Kamis pagi, tiba2 Jumat harus main lagi di DK pukul 6 pagi, walau tim berisi Erikson, Gue, Maki, Alpen, Kai, Rey dan Yusni menang dengan skor telak 33 – 21, sayangnya harus dibayar dengan cedera satu2nya defender mereka, yaitu gue sendiri, hehehe…

Berkat tabrakan Aul yang sangat keras ke belakang betis kiri saya pada kick-off ke 34 pertandingan itu, menyebabkan hancurnya kaki kiri saya satu2nya (ya iyalah satu2nya)…
Tapi sisa hari itu berjalan menyenangkan, gak repot2 ngambil sarung ke kamar sendiri (thanks to Yusni), mandi di hotel dan makan malam yang enak di Suis Butcher (thanks to Agoy), serta main bola lagi hari Sabtunya di Sampoerna (thanks to everyone)…

Yah seperti kata pepatah “Kalau sudah cinta biarlah kaki patah” (ada yah pepatah macam gini?), jadilah memaksakan diri bermain futsal dalam pertandingan 5on5on5 dengan 2 kiper yang tetap di lapangan… Cuma menang sekali dari 7 pertandingan, hehehe (terima kasih khususnya pada Fery yang tidak makan malam)…

Pada pertandingan itu derita cedera berubah menjadi Nesta, eh maksudnya nestapa…
5 menit pertandingan pertama, berusaha merebut bola dari Rey, mendapat hadiah tendangan volley ke perut (it’s alright that’s my job)…
20 menit pertandingan kedua, menutup jalur dribble Aul, mendapat hadiah tabrakan lutut kanan yang nikmat (it’s okay, this is my job too)…
65 menit pertandingan ketiga, menutup jalur tembak Alpen, mendapat hadiah tembakan ke arah selangkangan (I’m good, this is also part of the job)…
80 menit pertandingan terakhir, menutup jalur operan Aul, mendapat hadiah operan ke arah selangkangan lagi (it’s alright, I’m okay, I think God can explain)…
Dan habislah itu badan, tidak ada gol a la Adriano, gara2 Odra motong bola pake tangan di luar daerah penalti…
Membeli counterpain yang ternyata mahal Rp 16.000,-/150gr… tapi itu baru hari Senin diolesnya, haha…

Akhir kata, bermainlah tanpa penyesalan, karena menyesal bermain belum tentu tidak enak makanannya…

About lastodin

Just a regular guy with a happy life...
This entry was posted in Life Stories and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s