I Hope Tomorrow Is Like Today

Lagi2 main futsal…
Kali ini di indoor metro futsal…
Lawan temen2nya cowoknya Asti bernama Angga…
Jadi melewatkan Shinchan the Movie di pagi hari, ah tak apalah demi sepakbola. Belum tidur dari jam 12malem, jam 7an ngecek FS, halah malah kesasar ke halamannya mbak2 itu (kok bisa yah kesasar di internet?).
Ow ternyata fotonya baru, dan makin lucu, damn she’s cute as ever… Tapi ah sudahlah, jangan diliat lama2 ntar badan gue lemes… Lalu ke rumah Qq, menanti Iqbal yang sedang menjemput Asti dan Ai… Alhasil dapet wafer Tango dari ibunya Qq, hehehe…
Kemudian berangkat dengan mobil Iqbal, ngobrol2 di mobil, membicarakan belum mandi dari pertandingan futsal selasa kemarin, sopir bajaj berjilbab dan penumpangnya yang make PDA dan lagu Ari Lasso yang gak kedengeran…
Sampe disana dah jam 9.30, jadi tinggal 1jam 30menit deh… Pertandingan dimulai dengan meminjam kiper lawan, unggul 1-0, kemudian kiper memberi bola, berdiri hanya beberapa meter di depan garis penalti sendiri, anehnya tim lawan tidak ada yang menghalangi, well2 sudah lama tidak mencoba, lagipula mumpung indoor gak ada angin2 yang aneh… Keluarlah long shoot itu, kena mistar trus ke kepala kiper dan gol, hehehe… Kemudian bala bantuan datang, Bayu jadi kiper kami, dan 2 orang lagi menggantikan Iqbal dan Ting2, trus Joni menggantikan Qq, jadilah gue sendiri yang belum diganti, kira2 jam 11 kedudukan 5-5, gantian ah… Dan skarang full team di lapangan Budi dkk mereka emang kompak, hingga unggul 7-5, datanglah 1 lagi teman Budi bernama Janjun (entah apa nama aslinya), kemudian Ting2 dan Iqbal kembali masuk, pertandingan sangat sengit hingga kami tertinggal 8-9…
Waktu tinggal 15menit, Gue, Qq dan Joni masuk lagi… Lalu permainan berakhir jam 11 dengan skor 14-11… Well we’ve won…
Pergi ke kamar mandi pengen guyuran, malah nemu ‘bonus’ di wcnya, entah siapa yang lupa nyiram limbah… Setelah itu ngobrol2, minum, makan upil trus pergi Jumatan di masjid Agung Pondok Indah… Si Iqbal dah uring2an karena emang khotbahnya lumayan panjang dan berulang2… Setelah Jumatan Qq bertanya “Ja kalo lo cuma dikasih 2 pilihan, gadis yang mirip dia fisiknya atau dengan gadis yang mirip dia sifatnya, lo milih yang mana?” tanpa ragu lagi gue menjawab “Gue ambil 22nya deh” dan entah kenapa gue digebuki oleh orang2 disekitar situ…
Terasa lapar, makanlah gudeg Jogja, biar dikit tapi murah dan enak… Pergi minum cendol, baru sadar bahwasanya ketiga sobat saya ini, gak tau bahwa ada makanan bertajuk Martabak Ketan Item, dan Ting2 bercerita kenapa dia gak suka durian dibarengi dengan kemunculan Rommy Rafael (entah bener atau gak namanya), yang spontan membuat Iqbal ketakutan, karena dia takut dipalak sama orang bego… Pembicaraan kami lanjutkan dengan beberapa Al-Masih, ketik Reg <spasi> Rommy, Tornado yang menyebabkan kecelakaan, Iqbal yang entah kenapa secara insting malah nyetir ke rumah Rena (haha, tabah yah Bal)…
Well another Friday with my best friends… And I would say the saying is true “Friends are the treasure of your life, so treasure them”
Sampe di rumah terdengar lagunya Guster-I Hope Tomorrow Is Like Today

“I’m awake, you’re still sleeping
The sun will rise like yesterday
Everything that we are now
Is everything we can’t let go
Or its gone forever, far away
I hope tomorrow is like today
Don’t you go away tomorrow
I don’t think I could handle that
You’re probably dreaming that you’re flying on
Then you start to fall
But then you rise
and shine forever
Don’t go away
I hope tomorrow is like today”

Well for my friends I hope tomorrow is like today…

Friends rambling…
Ting2 “lo mah gak pernah tegang, dah mau di DO aja gak tegang”
Iqbal “coba deh Ja lompat dari sini”
Qq “tuh kan lagi2 ngejawab gak sesuai pilihan…”
Asti “tadi katanya temennya Angga, Jai kaya Maradona lho”
Joni “sumpah itu bukan boker gue”
Ai “Ja gue pingin liat lo makan upil”

…and my responses to them
ke Ting2=”hmm gue pernah tegang waktu di pernikahannya Tita, well satu2nya saat gue tegang seh”
ke Iqbal=melompat dari atas dinding setinggi 3meter
ke Qq=”yah abis gimana Q, dia gitu lho”
ke Asti=”iya mirip buncitnya ama rambutnya doang, skillnya seh gak”
ke Joni=”kan lo sendiri yang bilang tadi, kalo lo dah boker”
ke Ai=mulai mengupil dan Iqbal bereaksi jijik…

“real heroes are never made public” -Naked Snake-

 

 

 

About lastodin

Just a regular guy with a happy life...
This entry was posted in Life Stories, Song Lyrics and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s