Jakarta Panas Yah?

Masak baru jam stengah 10 aja panas nya bisa mbakar lapangan basket, yang biasanya kuat maen 5 jam, stengah jam dah melepuh kakinya…

Mungkin juga karena rehabilitasi kaki kanan yang terlalu lama, kebanyakan maen kartu, karambol dan domino… SWAT 4 juga turut bertanggung jawab atas kejadian ini…

Kan kasian juga Mas Deri Nursif yang begitu bersemangat jadi terpaksa berleha2 bersama kami di samping tiang listrik, tapi tak lama ketika dia sedang menembak bola ke ring mata nya kelilipan bola (sumpah ini cerita nyata)… Langsung saja QQ dengan sigap mengeluarkan insto dari tas nya, dan saya selaku orang yang berpengalaman dalam pekerjaan mata-mata langsung berusaha meneteskan insto ke mata bung Deri, tapi apa ayal, bung Deri terus tergelak setiap saya berusaha meneteskan insto, matanya kedip2 (sampe dikira Iqbal, si Deri ayan nya kumat)…

Dalam kondisi kritis tersebut bung Deri masih sempet ngelirik bocah2 SMA yang bertebaran di siang yang terik itu, dan tak lama mata nya sembuh… Hebat juga yah anak muda jaman sekarang… Gobit yang bosan tak melakukan apa2 mulai melakukan gerakan2 aneh di lapangan, dan QQ bertanya “Bit ngapain lo?” Gobit menjawab “Gue mau latihan jadi kiper”…

Untuk menguji kesungguhan Gobit… QQ memberikan umpan yang indah ke depan ring, lalu saya berusaha menembak bola tersebut, dan tiba2 “KREKKK” (efek suara)… Semua mengira bahwa akan datang hujan, ternyata kenyataan tak seindah perkiraan, celana saya sobek, sampe cd nya keliatan (disarankan bagi yang menderita sakit jantung atau berumur di bawah 15 tahun jangan melanjutkan membaca)…

Udah badan setengah bugil karna gak make baju, celana sobek sampe ada “sesuatu” yang muncul, kaki melepuh, ah tidak ada yang lebih indah dari saat itu… Mana bocah2 SMA yang sedari tadi bertebaran menggoda bung Deri mulai tertarik dengan apa kiranya yang muncul di siang bolong ini, ternyata Jakarta memang panas… Iqbal yang terlalu lama beristirahat mulai mengeluarkan tendangan2 aneh nya, bung Deri Nursif cedera lutut kanan gara2 saya dan terbujur kaku di sudut lapangan, Gobit masih bergerak dengan aneh dan QQ mulai membuang2 bola… Menerima kenyataan pahit ini kami memutuskan untuk menyudahi sesi olahraga kita kali ini…

Jadi itulah cerita tentang 5 orang pemuda yang menghabiskan waktu siangnya dengan berolahraga, di tengah panasnya matahari siang Jakarta… Jarang lo ada pemuda macam gini jaman sekarang, jadi sekiranya anda sedang beruntung dan bertemu dengan salah satu dari mereka, berilah mereka sedikit uang…

Ah panas betul Jakarta…

290405

About lastodin

Just a regular guy with a happy life...
This entry was posted in Life Stories and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s